Membuat APK dari Project Android dengan Flash

Bagikan:

Bagi kalian yang membuat project Android dengan Adobe Flash, tentunya harus mengetahui cara membuat APK dari project yang telah kalian selesaikan. Nah, dalam Flash ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menjadikan APK. Apa saja hal tersebut? Langsung simak aja sedikit coretan di bawah ini ya.

Embed AIR dalam Adobe Flash

Adobe AIR

Pada dasarnya, persiapan untuk meng-compile project Flash menjadi APK hampir sama dengan aplikasi pengembang Android yang lain baik itu Android Studio, Construct 2, dan sebagainya. Yang dibutuhkan adalah ikon aplikasi dengan beberapa ukuran, sertifikat aplikasi yang bisa dibuat sendiri, dan yang terpenting dalam Flash yang tidak dimiliki aplikasi lain adalah AIR Runtime.

Adobe AIR ini menjadi elemen penting dalam Flash yang wajib ada baik secara embed internal maupun eksternal sebagai aplikasi terpisah yang dapat diinstal dari Play Store. Ada kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam melakukan embed internal maupun eksternal Adobe AIR, yakni:

  1. Jika memutuskan untuk embedding Adobe AIR  secara internal, maka harus siap dengan resiko membengkaknya file APK setelah publish.Namun, embed secara internal ini akan memudahkan user yang tidak familiar dengan aplikasi dari Flash yakni aplikasi dapat langsung berjalan tanpa mengharuskan user menginstal lagi Adobe AIR. Biasanya user akan bosan jika menginstal aplikasi tambahan dari luar karena mengira sebagai iklan/spam.
  2. Jika menginstal Adobe AIR secara terpisah dari Play Store, aplikasi Adobe AIR akan berdiri stand alone (berdiri sendiri). Kelebihannya dalam hal ini adalah semua aplikasi yang terbuat menggunakan Flash akan langsung berjalan jika Adobe AIR masih terpasang walaupun tidak ter-embed AIR di dalam aplikasi tersebut.
Membuat APK

Nah…untuk mem-publish ke APK, langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

  1. Pastikan kalian sudah memiliki project Flash. Misalkan saja di sini saya menggunakan project Fisika 2G tentang Getaran dan Gelombang. Kemudian buka file Flash dari project tersebut.
    Fisika 2G
  2. Pada project tersebut, pastikan di bagian panel Properties terlihat seperti berikut.
    tampilan PropertiesUntuk bagian Target, versi Adobe AIR menyesuaikan dengan SDK yang ada. Secara default, Adobe Flash biasanya ada di AIR 3.2 for Android.
  3. Klik menu pengaturan yang bertanda seperti gambar berikut untuk memunculkan pengaturan publikasi ke APK.
    klik setting
  4. Kemudian akan muncul tampilan untuk pengaturan yang memiliki beberapa tab. Lakukan pengisian pada bagian tab General sesuai dengan keinginan
    Tab GeneralPada bagian Aspect ratio, akan ada pilihan Portrait, Landscape, dan Auto. Jika memilih mode Portrait atau Landscape, tampilan aplikasi saat berjalan hanya akan mengikuti satu mode tersebut. Jika memilih mode Auto, tampilan aplikasi bisa berjalan dalam bentuk Portrait ataupun Landscape dan pastikanberikan ceklis pada Auto orientation di bawahnya. Jangan lupa berikan ceklis pada pilihan Fullscreen.
  5. Pada tab Deployment, yang harus diperhatikan adalah pembuatan Certificate. Jika belum ada, klik tombol Create untuk membuat certificate baru.
    Tampilan Tab Deployment
  6. Pada tampilan pembuatan Certificate, isikan sesuai tampilan yang ada.
    tampilan create certificateBagian Country diisi sesuai posisi negara. Validity period diisi dengan durasi tahun aplikasi akan valid. Ini nanti akan mempengaruhi life time aplikasi saat diupload di Play Store. Penyimpanan file dipilih pada bagian Save as. Untuk bagian lain, silahkan disesuaikan. Akhiri dengan OK.
  7. Bagian tab Icons merupakan pengaturan untuk memberikan ikon pada aplikasi saat terinstal di perangkat android. Siapkan tiga ukuran ikon seperti yang diinginkan dalam Flash seperti berikut.
    Tab Icons
  8. Tab Permissions dan Language jarang dilakukan pengeditan. Pada tab Permissions akan ada pengaturan seperti INTERNET, ACCESS_WIFI_STATE, dan sebagainya sebagai izin akses untuk menggunakan fitur-fitur yang ada dalam android. Sedangkan pada tab Language digunakan untuk pengaturan bahasa yang digunakan dalam aplikasi android yang digunakan.
    tab permissions dan languages

Jika semua langkah di atas sudah selesai, akhiri dengan klik tombol Publish untuk memulai publikasi ke APK. Tunggu proses publikasi hingga selesai. Abaikan saja jika keluar warning seperti berikut ini ya.

warning APK

Sampai di sini harusnya sudah selesai. Jika ada yang gagal, silahkan tinggalkan jejak dengan berkomentar ya 😀