Memberi Akses 777 di Server dengan SSH PuTTY

Bagikan:

Jika kalian pengguna server terutama yang memakai akses SSH dan Virtual Private Server (VPS), biasanya ada case tentang file yang tidak bisa dihapus lewat software FTP Client (FileZilla atau sejenisnya). Nah, berikut cara memberi akses 777 di server kalian sehingga bisa dihapus dari FTP Client.

Bekerja dengan FTP Client

Sebelum masuk ke pemberikan akses 777, ada baiknya kita berkenalan dulu dengan software FTP Client. Sudah banyak software FTP Client yang beredar di internet dan dapat kita gunakan secara gratis. Salah satu yang populer adalah FileZilla.

interface FileZilla FTP Client
Interface FileZilla FTP Client

FTP Client berfungsi untuk mengupload dan mendownload data yang ada di server. Biasanya software ini digunakan oleh para pengembang web. Dengan software ini, pemilik server dapat melakukan upload dan download data jika server tidak memiliki cpanel.

Bagi yang memiliki koneksi lambat, upload file berukuran besar ke server dengan FTP Client bisa dibilang lebih disarankan ketimbang upload via cpanel. Alasannya karena dengan FTP Client, jika gagal akan terdeteksi berapa byte data yang sudah terproses.

Namun, penggunaan FTP Client biasanya tidak bisa mengubah status read and write di server secara langsung. Apalagi jika server menggunakan Linux. Nah, apa sih read and write itu?

Read and Write dalam Web

Ini adalah istilah untuk hak akses file dalam server. Seperti artinya dalam bahasa Indonesia, read adalah untuk file yang dapat dilihat/ dibaca saja oleh user, sedangkan write adalah fiel yang dapat diedit/ditulis isinya oleh user.

Bagi pemilik web, file yang memiliki hak akses read saja tidak bisa dihapus dari server. Bahkan dengan FTP Client sekalipun. Nah, inilah kenapa harus melakukan akses secara SSH terutama jika server menggunakan sistem operasi Linux.

Memberi Akses 777 di Server

Nah, kali ini kita bahas topik utama sesuai judul yup. Akses 777 ini artinya read and write telah teraktifkan untuk file yang ada di server. Jika menggunakan FTP Client, bagian permission akan seperti gambar berikut.

Memberi Akses 777 di server
Tampilan Akses 777 di Permission FileZilla

Oiya, FYI server saya ini menggunakan VPS dengan sistem operasi Linux (Ubuntu). Nah, sekarang bagaimana jika ada file yang hak aksesnya belum seperti di atas pada bagian permission?

Jika server kalian mirip dengan punya saya, artinya kalian tidak bisa menggunakan FTP Client untuk mengubah hak akses di server. Gunakan cara lain yakni menggunakan SSH via PuTTY.

PuTTY ini tersedia secara gratis. Untuk menggunakannya juga hanya via command layaknya Terminal dalam Linux atau Command Prompt dalam Windows.

Langsung aja ke langkah-langkahnya yuk. Oiya, sebelumnya pastikan kalian sudah mendapat akses login via SSH ke server ya. Jika belum, tanyakan saja pada CS server atau hosting kalian.

  1. Download PuTTY terlebih dahulu di web resminya yakni www.putty.org
  2. Lakukan instalasi hingga selesai. Kemudian buka PuTTY dan akan muncul tampilan awal seperti berikut.
Tampilan PuTTY
Tampilan PuTTY
  1. Untuk login, isi bagian Host Name (or IP Address) dan Port. Biasanya saya menggunakan IP Address dan Port. Jangan lupa pilih Connection Type : SSH. Lanjutkan dengan klik Open.
  2. Kemudian kalian akan menemukan tampilan command seperti berikut.
Login command di PuTTY
Login command di PuTTY

Nah, pada bagian inilah kalian harus menggunakan command tertentu untuk memberi perintah pada server. Masukkan dulu username akses SSH kalian di bagian login as:

Kemudian ada muncul permintaan kata sandi atau password. Nah, dalam pengetikan password ini nantinya tanda * sebagai pengganti sandi tidak akan muncul di layar. Jadinya ya perhatikan baik-baik dalam mengetik sandi ya. Paling kalau salah akan gagal aja 😀

Jika berhasil login, tampilan yang muncul akan menunjukkan jatidiri server yang kalian miliki yakni tentang berapa storage-nya, sistem operasi apa yang digunakan, dan sebagainya.

Detail server setelah login PuTTY
Detail server setelah login PuTTY
  1. Untuk mengubah akses menjadi 777 atau read and write pada seluruh file dan folder di server kalian, ketik perintah berikut.
sudo chmod -R 777 /var/www

Arti dari perintah di atas adalah mengubah semua file dan folder yang ada dalam direktori var/www menjadi permission 777. Direktori www ini menjadi folder di mana seluruh file web berada.

Loh, dengan memberi akses 777, apakah semua user secara publik juga bisa mengedit? Tentu tidak. Yang bisa mengedit konten hanya pemilik yang memiliki akses server sehingga bisa mengubah filenya.

Untuk user biasa yangmelihat web kalian hanya bisa membaca saja ya. Keep calm dan jangan berpikir akan ada hacker. Serahkan saja pada penyedia server kalian untuk menangani kalau itu terjadi.

Nah, sampai sini tutorial kita sudah selesai ya. Jika ada kesulitan, bisa langsung kalian di kolom komentar 🙂

Bagikan: