» » Perempuan, Islam, dan Negara

Perempuan, Islam, dan Negara

posted in: News | 0

Membaca judulnya saja saya sudah merasa “wow” dengan berkata dalam hati seolah-olah dibalik negara dan agama yang kuat juga terdapat perempuan-perempuan Islam yang hebat di dalamnya. Ada yang bertanya gak kenapa penulis menggunakan kata perempuan di saat kata wanita atau cewek terlihat lebih populer saat ini? Hmm…mungkin ya, ini hanya persepsi saya pribadi, kata perempuan terdengar lebih halus apalagi karena buku ini juga mengaitkan dengan Islam. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan tanya ke penulis, tapi tentunya baca bukunya dulu dong biar paham apa sebenarnya yang ingin diceritakan penulis dalam buku ini hehe. Kalian bisa memiliki buku ini hanya dengan harga Rp 57.800 yang dapat kalian beli di link Bukapalak berikut ini https://www.bukalapak.com/p/buku/agama-kepercayaan/islam/1xc5tm-jual-buku-perempuan-islam-dan-negara

Buku Perempuan, Islam, dan Negara
Buku Perempuan, Islam, dan Negara

O, iya…buku yang kami jual dijamin 100% original karena berasal langsung dari penerbit. Sedikit pengantar tentang buku ini adalah sebagai berikut.

Tema perempuan dalam kacamata agama, hukum dan negara telah banyak dibahas di atas meja akademik. Berbagai hasil riset lapangan juga diterbitkan oleh berbagai institute swasta maupun negara. Dengan mengambil sampel perempuan pesantren, K.H. Husein Muhammad mencoba memahami pergulatan identitas dan perjuangan perempuan muslim. Diskursus tentang perempuan pesantren ini sangat menarik dan menghabiskan banyak halaman sendiri.

Refleksi penulis tidak berhenti di dunia pesantren saja, tetapi juga menyoroti pergulatan kaum perempuan di mata hukum dan negara. Kompleksitas, ranah perjuangan, dan tantangan yang dihapi perempuan juga semakin meluas. Semua ini membentuk serangkaian pergulatan identitas dan jati diri bagi perempuan, setidaknya di mata penulis, di jamannya.
Penerbit menilai karya yang lahir dari tangan kreatif intelektual muslim yang namanya tercatat dalam The 500 Most Influential Muslims, diterbitkan oleh The Royal Islamic Strategic Studies Center, tahun 2010, 2011-2012, kelak akan menjadi batu pijak perjuangan perempuan pada tahun-tahun mendatang, terlebih dalam membentuk identitas dan jati dirinya.

Muhammad Faizin
Follow Faizin:

Writer and Developer

Dulu suka menulis kode dan sejenisnya sampe malem, sekarang juga masih. Kesukaan pada menulis cerita sedikit demi sedikit terpupuk, apalagi sebagai mantan anak sekolahan dengan cita-cita kuliah di luar negeri.