» » Pentingnya Uptime dalam Website

Pentingnya Uptime dalam Website

posted in: Tutorial | 0

Dalam sebuah sistem website, kita akan mengenal istilah uptime dan downtime. Kedua istilah ini memang berpasangan layaknya istilah up dan down dalam bahasa Inggris. Pentingnya uptime menunjukkan tingkat waktu yang diberikan oleh provider (hosting atau server) untuk memastikan website dan data di dalamnya bisa selalu terakses.

pentingnya uptime website
Sebaliknya, downtime adalah tingkat waktu yang menunjukkan berapa lama web tidak akan bisa diakses yang bisa jadi mengalami trouble terutama dari hal server. Jika provider memberikan uptime sebesar 99,9% maka klaim garansi bisa kalian lakukan jika web mengalami downtime lebih dari 0,1% dengan perhitungan dalam jumlah downtime sebulan 0,1% x 30 hari x 24 jam = 0.72 jam atau sekitar 43 menit downtime per bulan.

Pentingnya Uptime

Jika kalian pengguna wordpress dan menginstal plugin Jetpack, kalian akan memperoleh warning atau notifikasi di email tatkala web kalian mengalami down. Namun, bagi kalian yang malas menginstal Jetpack karena cukup memberatkan kinerja server, kalian bisa bertanya kepada pihak provider untuk memberikan rekap uptime dan downtime. Biasanya saya juga tidak akan meminta itu hehe. Saya selalu mengecek secara manual uptime web dengan menggunakan tools gratis yang tersedia.

Berbagai tools gratis untuk mengecek uptime dan downtime tersebar di internet. Kalian juga bisa menggunakan versi berbayar atau berlangganan jika ingin merogoh kocek. Kalau ada gratisan, mengapa harus bayar. Iya kan? 😀

Dalam demo ini saya akan menggunakan tools dari Uptrends karena selain gratis, dalam pengecekan uptime juga tidak ribet harus mendaftar lah, aktivasi lah, atau apalah yang lainnya. Okey, langsung saja kita masuk ke inti materi.

  1. Buka web Uptrends dengan browser kalian di sini
  2. Setelah halaman terbuka, kalian akan disuguhi tampilan seperti berikut.
    tampilan uptrends
  3. Kalian hanya perlu memasukkan alamat web kalian. Alamat tidak harus lengkap misalkan tanpa http atau tanpa www.
    masukkan alamat web di uptrends
  4. Untuk pemilihan checkpoints, sebaiknya kalian pilih all checkpoints agar pengujian uptime dapat dilakukan dari semua titik uji yang disediakan oleh Uptrends.
  5. Klik Start test untuk memulai.
  6. Jika kalian melihat tanda tanda warna hijau di semua checkpoint atau titik uji artinya web kalian dalam keadaan sehat.
    warna hijau di checkpoint
  7. Namun, jika kalian masih melihat tanda merah ada di salah satu atau bahkan lebih titik uji artinya kalian harus mengecek kembali web kalian. Bisa jadi ada script yang tidak berfungsi dengan baik dan memberatkan server. Atau, jika kalian membeli hosting yang terbilang “murah” dan bukan versi bisnis, bisa jadi hal tersebut merupakan versi hosting kalian yang harus upgrade ke versi tertinggi.

Untuk itu, coba tanyakan ke provider hosting kalian. Biasanya sih disarankan ke versi bisnis sehingga kalian harus merogoh kocek lagi ya 😀

Muhammad Faizin
Follow Faizin:

Writer and Developer

Dulu suka menulis kode dan sejenisnya sampe malem, sekarang juga masih. Kesukaan pada menulis cerita sedikit demi sedikit terpupuk, apalagi sebagai mantan anak sekolahan dengan cita-cita kuliah di luar negeri.