» » Pengaturan Read Only File di Windows

Pengaturan Read Only File di Windows

posted in: Tutorial | 0

Jika kalian menggunakan sistem operasi Windows, suatu saat kalian akan menemui situasi di mana penginstalan software atau aplikasi membutuhkan pengaturan file/folder menjadi read only. Kondisi saat read only menjadikan file/folder tersebut hanya bisa dilihat (dibaca) tanpa ada akses pengeditan yang dilakukan oleh pihak (aplikasi) lain. Nah, dalam artikel ini akan kita membahas tentang pengaturan read only untuk para pengguna Windows.

Pengaturan Read Only

Read only file biasanya dibutuhkan saat kalian menginstal aplikasi versi petani (baca: bajakan) terutama pada file host di sistem C. Terkadang juga ada file lain (selain file host) yang menyarankan kalian untuk memberikan akses read only. Nah, untuk memberikan akses tersebut akan sangat mudah jika kalian pengguna Windows. Untuk para pengguna Linux dan sejenisnya, akan sedikit butuh usaha dengan Terminal biasanya. Jangan tanyakan MacOS karena saya juga belum pernah memakainya hehe.

Okeh, lanjut ke inti bahasan. Berikut akan kita kupas sedikit bagaimana langkah untuk mensetting file dengan akses read only.

  1. Masuk ke Windows Explorer kalian. Untuk lebih cepat kalian bisa memakai shortcut Windows key + E,
  2. Pastikan kalian sudah menyiapkan file/folder sebagai “kelinci percobaan” untuk melakukan uji coba ini. Saya sarankan jangan menggunakan file/folder penting jika kalian baru pertama kali mencoba. Kalian boleh menggunakan file dari notepad kosong saja dan simpan file tersebut. Dalam demo ini saya juga menggunakan notepad dengan sedikit tulisan dan saya simpan dengan nama jadikan read only.txt
    jadikan read onlyHilangkan tanda bintang ya kalau memberi nama file. Tanda bintang (*) di atas hanya sebagai petunjuk bahwa ekstensi file yang kita buat adalah .txt file.
  3. Setelah file tersimpan, klik kanan pada file > pilih Properties.
    klik kanan file lalu pilih properties
  4. Pada tampilan properti file, lihatlah pada bagiann Attributes (paling bawah) dan kalian akan menemukan checkbox yang bertuliskan Read-only dengan sebelahnya Hidden. Nah, kali ini berikan saja centang pada bagian Read-only sehingga tampak seperti berikut.
    centang pada read only
  5. Done. Sampai tahap ini klaian sudah selesai memberikan mode read only pada file.

So, bagaimana cara membuktikan dan meyakinkan pada diri sendiri kalau sudah read only (loh, kalian tidak percaya pada diri kalian sendiri selaku yang menjalankan langkah haha)? Caranya mudah, cukup buka file tersebut dan edit saja dengan menambahkan kata/teks di dalamnya lalu coba simpan (Ctrl + S).

Apa yang terjadi? Jika kalian simpan setelah pengeditan, maka file tersebut akan memunculkan tampilan baru untuk menyimpan dengan nama yang berbeda. Itu tandanya file kalian sudah masuk mode hanya bisa dibaca alias read only. Jika ingin melakukan pada folder, kalian hanya perlu memilih foldernya dan lakukan langkah yang sama.

Jika masih ada yang bingung, jangan lupa ditanyakan ya 😀

Muhammad Faizin
Follow Faizin:

Writer and Developer

Dulu suka menulis kode dan sejenisnya sampe malem, sekarang juga masih. Kesukaan pada menulis cerita sedikit demi sedikit terpupuk, apalagi sebagai mantan anak sekolahan dengan cita-cita kuliah di luar negeri.