» » Memanfaatkan Google Drive untuk Penyimpanan Data

Memanfaatkan Google Drive untuk Penyimpanan Data

posted in: Tutorial | 2

Bagi kalian pengguna Gmail alias pengguna email dari Google, kalian perlu untuk bisa memanfaatkan Google Drive dengan semua kegratisannya – harusnya, ekspektasinya sih gitu ya hehe. Kalian tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu membutuhkan akses data di manapun kalian berada. Google sangat pemurah kepada para penggunanya, tak hanya pengguna setia loh bahkan Google tetap pemurah kepada pengguna yang “selingkuh” atau “menduakannya” haha. Berbagai pihak pengembang aplikasi telah memberikan storage atau disk space tambahan yang terbilang cukup besar kepada para penggunanya dan tentunya secara cuma-cuma. Kadang, saya juga heran bagaimana si pengembang bisa hidup sementara terus saja memberikan gratisan kepada orang lain? Yup, itulah salah satu logika yang tidak masuk akal sebagai tanda bahwa kita harus mengakui kebesaran Sang Pencipta. Semakin banyak yang kita shodaqohkan, maka akan semakin banyak pula yang Sang Khaliq berikan kepada kita.

Okey, kembali ke Google Drive 😀

Pada dasarnya Google memberikan banyak sekali fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh penggunanya seperti Google Translate, Google Plus, Google Maps, Youtube, dan sebagainya. Coba kalian login ke akun Gmail kalian dan perhatikan samping kanan web browser. Kalian pasti akan menemukan menu-menu seperti gambar di bawah ini.

fasilitas Google
Fasilitas Google

Gambar di samping adalah tampilan Gmail Lumpia Studio. Kalian bisa melihat penampakan ikon-ikon fasilitas utama Google dan bisa kalian eksplor lebih lanjut dengan klik tombol More yang ada di bawahnya. Kalian bisa mencoba mengklik satu per satu ikon di atas sendiri ya di rumah hehe. Untuk kali ini, saya hanya akan mengajak kalian untuk mencoba fasilitas Google Drive. Dari ikon menu tersebut, cobalah klik pada ikon segitiga yang bertuliskan Drive. Okey, Let’s explore Google Drive now.

Bagi yang pertama kali memegang GDrive mungkin akan sedikit bingung karena tampilannya yang lebih simpel dari Gmail. Jika kalian membuka Gmail, pasti sudah akan tersedia tab-tab seperti Primary Mailbox, Social, dan sebagainya. Pada GDrive kalian hanya akan melihat tampilan tengah yang relatif kosong jika belum diisi haha. Pada tampilan sebelah kiri atas, kalian akan menemukan Google Search Drive yang secara khusus berfungsi untuk mencari data-data kalian yang tersimpan di Google Drive. Coba kalian klik pada kotak Search tersebut, munculkah tampilan seperti ini?

Google Search Drive
Google Search Drive

Ya, secara otomatis Google akan memunculkan menu dropdown untuk pencarian dokumen-dokumen yang bisa kalian buat di GDrive nantinya. Layaknya Microsoft Office, kalian bisa membuat secara online file data persentasi (semacam Powerpoint), dokumen teks (semacam Word), dokumen lembar kerja (semacam Excel), dan sebagainya. Kalian tidak perlu khawatir dengan masalah listrik mati, baterai habis, dan sebagainya karena bekerja dengan GDrive berarti kalian melakukan editing secara online sehingga semua data tersimpan otomatis di server Google. No worries about low battery 😀

Selain itu, semua data yang tersimpan di GDrive akian tersinkronisasi dengan mobile device kalian sehingga dapat kalian akses di manapun dan kapanpun menggunakan smartphone baik Android maupun iOS. Entah ya kalo Windows Phone. Dalam artikel yang saya baca tentang “Getting started with Google Drive – Drive Help” belum ada link untuk Windows Phone. Ini buktinya:

Drive for Mobile
Drive for Mobile

Lanjuuut…

Pada tampilan sebelah kiri GDrive, kalian akan menemukan struktur folder dan file yang ada. Berbeda sedikit dengan struktur Gmail, pada GDrive kalian akan menjumpai susunan seperti berikut.

Panel kiri Gdrive
Panel kiri Gdrive

Dari gambar di atas, dapat kalian lihat bahwa semua folder dan data kalian akan tersimpan di folder My Drive dengan diikuti nama folder kalian. Berikut keterangan bagian yang ada di bawah folder My Drive.

  1. Shared with me adalah tempat data dari teman-teman yang telah berbagi (share) datanya ke GDrive kalian. Jadi, data yang ada dalam GDrive dalam kalian bagikan secara langsung dengan memasukkan email orang yang kalian tuju. Is it make easier to share everything, right?
  2. Google Photos adalah tempat penyimpanan data gamabr kalian. Biasanya Google Photos akan ada di semua hape Android dan foto-foto yang ada dalam device kalian akan tersinkronisasi ke Google Photos ini.
  3. Recent adalah bagian yang menunjukkan data yang baru saja kalian buka/gunakan baik data kalian sendiri maupun data lain yang ter-shared oleh teman ke kalian.
  4. Starred adalah bagian data yang telah kalian favoritkan dengan memberikan tanda bintang. Pernah mencoba Twitter atau Instagram? Kalian akan menemukan tanda love atau star yang berfungsi untuk memfavoritkan sebuah kicauan atau postingan. Bagaimana cara memberikan bintang ke data favorit? Kalian bisa melakukan klik kanan pada data kalian > pilih Add Star.

    Add Star
    Memfavoritkan data di GDrive

    Hal yang sama juga dapat kalian lakukan untuk share data yakni dengan klik kanan data > pilih Share. Jika kalian hanya ingin berbagi link data bukan share, bisa kalian lakukan dengan klik kanan data > get shareable link…
    Lalu, apa bedanya share data dan berbagi link data? Bukannya sama-sama shareable? Untuk share data, kalian bisa memberikan kekhususan yakni orang lain yang kalian share bisa diperbolehkan untuk melihat data saja (tidak bisa edit), bisa menambahkan komentar saja (bukan mengedit), atau akses tertinggi yakni bisa ikut mengedit data yang kalian miliki. Namun, untuk data yang bisa diedit oleh orang lain biasanya hanya data dokumen yang ada dalam GDrive seperti data presentasi, dokumen teks, spreadsheet, dan sejenisnya.

  5. Trash adalah tempat pembuangan. Seperti namanya, trash merupakan tempat data-data di GDrive yang telah kalian hapus. Trash berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara jika kalian belum menghapus dokumen secara permanen. Kalian dapat menghapus data di Gdrive layaknya menghapus data di windows explorer yakni dengan menekan tombol Delete pada keyboard dengan terlebih dahulu memilih data yang akan dihapus. Jika data sudah terseleksi/terpilih, secara otomatis juga akan ada tombol tempat sampah di panel sebelah kanan yang berdampingan dengan tombol Setting.
    Hapus Data GDrive
    Hapus Data GDrive

PERHATIAN !!!

Data yang kalian hapus akan tersimpan sementara di trash sebelum kalian hapus permanen sehingga tetap akan memakan space GDrive yang kalian gunakan. Untuk menghapus secara permanen, kalian harus masuk ke Trash dan memilih data yang ingin kalian hapus permanen. Kalian juga bisa melakukan restore data untuk mengembalikan data ke tempat semula jika data telah terhapus (selama belum dihapus permanen pastinya).

Restore dan Delete Forever
Restore dan Delete Forever

Untuk melakukan penyimpanan data dari hardisk komputer, upload data kalian dengan klik kanan pada area tengah (tanpa menyeleksi file) > klik Upload files. Setelah itu, kalian pilih file yang ingin kalian upload. Perhatikan gambar berikut !

Upload files ke GDrive
Upload files ke GDrive

Nah, itu dia ulikan tentang GDrive yang memberikan secara gratis kapasitas disk space sebesar 15 GB secara gratis. Next time kita akan bahas tentang pembuatan dokumen-dokumen di GDrive ya. Jangan malu untuk bertanya atau saran dengan memberikan komentar karena orang bijak pasti ninggalin jejak dan jangan lupa bayar pajak ya 😀

Muhammad Faizin
Follow Faizin:

Writer and Developer

Dulu suka menulis kode dan sejenisnya sampe malem, sekarang juga masih. Kesukaan pada menulis cerita sedikit demi sedikit terpupuk, apalagi sebagai mantan anak sekolahan dengan cita-cita kuliah di luar negeri.