Jonatan Christie Susul Anthony Ginting

posted in: Sport | 0

Jonatan Christie berhasil mengawali perjuangannya pada Kejuaraan Dunia 2019 dengan torehan kemenangan. Dengan demikian, Jonatan menyusul langkah rekan senegaranya, Anthony Sinisuka Ginting.

Jonatan Christie berjumpa dengan tunggal putra Inggris, Rajiv Ouseph, pada babak kesatu Kejuaraan Dunia 2019, Senin (19/8/2019). Bermain di lapangan 1 St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Jonatan mampu menundukkan Rajiv Ouseph dalam permainan straight game, 21-15, 21-19.

Jonatan Christie Susul Anthony Ginting

Kemenangan atas Ouseph menambah rekor pertemuan Jonatan menjadi 3-2. Selain itu, hasil tersebut juga menjadi ajang revans bagi Jonatan terhadap tunggal putra peringkat 42 dunia itu setelah pada pertemuan terakhir mereka di Denmark Open 2017, Jonatan kalah dengan skor 21-15, 17-21, 18-21.

Setelah memenangi laga atas Ouseph, Jonatan Christie berhak meneruskan langkahnya menuju babak kedua Kejuaraan Dunia 2019. Pada babak tersebut, peraih medali peraih medali emas Asian Games 2018 itu sudah ditunggu oleh Heo Kwang-hee (Korea Selatan).

Heo Kwang-hee sendiri melangkah ke babak kedua Kejuaraan Dunia 2019 setelah menundukkan wakil Republik Ceska, Milan Ludik, dengan skor 21-14, 21-12.

Jalannya Pertandingan:

Jonatan mengawali gim kesatu dengan cukup baik. Jawara Australian Open 2019 itu tampak tak mau kehilangan kesempatan dan langsung tancap gas hingga mampu unggul 3-0 atas Rajiv Ouseph.

Mulai terjadi reli menarik dimana Jonatan kerap memberikan pukulan menyilang ke arah Ouseph. Adu netting juga berhasil dimenangi lebih banyak oleh Jonatan. Jonatan terus unggul hingga 6-2.

Baca juga : Gol Terbaik Nomine Puskas Award 2019

Ouseph pun berusaha mencecar Jonatan dengan smash silang tajam. Namun, pengembalian Jonatan justru berhasil menyerang balik Ouseph dan justru membuat dia gagal meraih poin.

Variasi pukulan Jonatan mulai nampak tatkala dia sering memberi pukulan smash, lob, serta backhand yang menyulitkan Ouseph dalam membaca arah shuttlecock. Skor 10-4 untuk Jonatan.

Seusai break interval gim kesatu, Jonatan masih mempertahankan dominasinya. Dia banyak menyetir Ouseph dan tidak banyak memberi peluang bagi Ouseph untuk menyerang.

Akan tetapi, Jonatan nampak mulai terlalu berhati-hati dan beberapa kali terlihat melakukan unforced error dan membuat jarak skor antara dirinya dengan Ouseph pun kian tipis menjadi 12-15. Mulai dari situ, Jonatan lebih banyak memberikan dropshot halus kepada Ouseph.

Strategi tersebut terbukti berhasil dan kerap memberi poin kepada Jonatan hingga terus unggul 18-13. Gim kesatu pada akhirnya berhasil dikantongi oleh Jonatan dengan margin kemanangan enam angka.

Memasuki gim kedua, Ouseph tampak mempercepat tempo permainan dan berusaha membuat Jonatan pontang-panting. Akan tetapi usaha tersebut gagal lantaran Jonatan memiliki footwork cepat yang mampu membuatnya meng-cover lapangan dengan baik.

Jonatan kembali berhasil unggul cepat 4-0. Akan tetapi keunggulan tersebut perlahan sirna setelah Ouseph terus menekan Jonatan dengan melancarkan smash tajam. Jonatan tertinggal 6-7. Kejar-kejaran angka mulai terus terjadi.

Namun, peraih medali emas Asian Games 2018 itu mampu membalikan keadaan dan berbalik unggul 10-9. Pada paruh kedua, Jonatan seolah kembali hilang fokus. Sempat unggul 15-11, dirinya nyaris tersusul setelah beberapa kali smashnya menyangkut di net dan keluar garis lapangan.

Memasuki poin kritis tersebut, Jonatan tak mau kehilangan momentum. Dia kembali menata serangannya dan tidak membuang setiap peluang serangan hingga unggul 18-13. Ouseph sempat mulai mengejar hingga mempertipis jarak menjadi 16-19 bahkan 19-20.

Akan tetapi, Jonatan pun sukses merebut tiket babak kedua Kejuaraan Dunia 2019, setelah memastikan kemenangan pada gim kedua dengan skor 21-19. (Nestri Yuniardi)

Sumber: olahraga.kompas.com

Muhammad Faizin
Follow Faizin:

Writer and Developer

Dulu suka menulis kode dan sejenisnya sampe malem, sekarang juga masih. Kesukaan pada menulis cerita sedikit demi sedikit terpupuk, apalagi sebagai mantan anak sekolahan dengan cita-cita kuliah di luar negeri.

Muhammad Faizin
Latest posts from