» » Hari Pertamaku Belajar Bersama KLDBD

Hari Pertamaku Belajar Bersama KLDBD

posted in: Ceritaku | 0

As you know, this is so late post. Tak apalah ya, mumpung ada ide nulis ini *alasan klasik*. Tulisan kali ini akan mengajak kalian untuk mengenal apa itu Komunitas Literasi dan Blogger Demak (KLDBD) karena di hari pertamaku inilah tepatnya 22 Oktober 2016 lalu saya berkenalan dengan teman-teman di komunitas ini.

hari pertamaku dengan kldbd
Hari Pertamaku

Untuk kali pertama setelah melihat informasi dari IG Mbak Dian Nafi (siapakah beliau? Akan sedikit kita ulik nanti), 22 Oktober 2016 saya mencoba untuk ikut kopdar. Saat itu bertepatan dengan weekend yakni Sabtu pukul 14.00 WIB dan serunya juga bertepatan dengan Hari Santri Nasional. Sebagai Kota Wali, peringatan Hari Santri Nasional di Demak sangat meriah. Okeh, kita akan mulai cerita dan saya mulai bingung mau cerita dari mana karena saking banyaknya yang ingin diceritakan. Kita mulai dari keberangkatan saja 😀

Sekitar pukul 1 siang saya memulai perjalanan menuju Kantor Pos Indonesia. Loh, kok ke kantor pos? Yup, karena saya harus mengantar pesanan buku dulu. Kantor pos Indonesia yang terletak di pinggir jalan raya kawasan Alun-alun merupakan kantor pos pusat untuk daerah Demak. Cukup sepi sehingga saya mendapatkan pelayanan yang singkat untuk memaketkan buku dengan pos kilat khusus.

Sepulang dari kantor pos, pas banget di Alun-alun akan dilaksanakan proses upacara Hari Santri yang dihadiri oleh puluhan bahkan ratusan siswa siswi dan santri dari seluruh penjuru Demak. Saya pun bersyukur Demak masih memiliki generasi Islam sebanyak ini.

Perjalanan berlanjut untuk tujuan terakhir yakni perpusda di mana Komunitas Literasi akan berkumpul. Ternyata eh ternyata, jalan di sekitar terminal Demak juga ramai dengan iring-iringan santri yang akan memperingati Hari Santri dan diberlakukan buka tutup kendaraan yang lewat untuk keamanan peserta. Alhasil saya pun mencari jalur lain. Jika depan terminal ditutup otomatis jalan menuju perpusda juga terhambat karena lokasi perpusda berseberangan jalan dengan terminal.

Saya pun akhirnya memarkirkan motor di Warung Bakso Pak Kumis, Jl. Stasiun RT.10/II Depan Aneka Jaya Market. Pemiilik warung itu adalah bos Kumis yakni teman saya sendiri hehe. Lokasinya yang sangat strategis menjadikan warung ini mudah dijangkau oleh siapa saja termasuk saya yang akan nitip sepeda motor karena ada iring-iringan Hari Santri.

Nyeberang wae soko terminal. Perpusda ana neng ngarepe minggir sitik

Itulah lokasi perpusda dalam bahasa Jawa, sangat dekat dengan Terminal Demak. Sampai di depan perpusda, saya melihat sesosok perempuan yang sepertinya wajahnya memang tak asing. Karena belum kenal, saya pun ragu untuk menyapa. Saat itu posisi perpusda ternyata sudah tutup karena jam kerja hanya sampai pukul 2 siang saat Sabtu.

Tak diragukan lagi, wanita tersebut adalah Mbak Dian Nafi. Beliau adalah blogger sekaligus penulis dengan banyak sekali karya yang sudah dibukukan. Coba saja ketik nama beliau di Google dan akan muncul “Dian Nafi (Author of Ayah, Lelaki Itu Mengkhianatiku) oleh Goodreads. Sesi perkenalan yang berlangsung singkat akhirnya disusul teman-teman lain yang hadir. Satu-satunya yang saya kenal secara langsung adalah Ainul Khasib selaku kakak kelas SMK dulu.

Jika kalian perhatikan foto di atas, saya ada di sebelah kanan dan mas Khasib sebelah kiri (atas). Mendominasi untuk kehadiran hari ini adalah para Kartini dan yang saya baru kenal saat itu adalah Mbak Dian Nafi (kanan bawah). Foto tersebut dilakukan saat sesi grufie sebelum pulang.

Pertemuan ini diarahkan langsung oleh Mbak Dian untuk share “how to write something” dengan beserta apa manfaat yang akan kita peroleh dari menulis. Beliau juga memberikan tips dan trik menulis dengan 3 titik yang akan menjadi dasar untuk menuju titik-titik selanjutnya dalam mengembangkan tulisan menjadi sebuah buku.

Sharing yang dilakukan sekitar hampir satu setengah jam ini akhirnya ditutup dengan sayonara setelah sore menjelang sekitar pukul 4 sore. KLDBD melakukan gathering rutin pada minggu kedua dan keempat setiap bulannya. So, bagi kalian warga Demak Kota Wali usia berapapun yang pengen belajar nulis dan memajukan kota kita dalam bidang tulis-menulis, jangan ragu untuk belajar bersama di sini ya 🙂

Muhammad Faizin
Follow Faizin:

Writer and Developer

Dulu suka menulis kode dan sejenisnya sampe malem, sekarang juga masih. Kesukaan pada menulis cerita sedikit demi sedikit terpupuk, apalagi sebagai mantan anak sekolahan dengan cita-cita kuliah di luar negeri.