» » Cara Mengalahkan Inferno Tower – Clash Royale

Cara Mengalahkan Inferno Tower – Clash Royale

posted in: Ceritaku | 0

Bagi temen-temen yang pernah berhadapan dengan Inferno Tower pasti akan merasakan berat sekali untuk mengalahkannya bahkan banyak yang bilang kalau Inferno Tower itu unstoppable (tidak terkalahkan) dan Over Powered (OP) alias terlalu kuat. Nah, dalam artikel ini kita akan membahas kebenaran atau bahkan kesalahan terkait hal tersebut. Tak ketinggalan pula akan kita bahas juga bagaimana cara mengalahkan Inferno Tower.

cara mengalahkan inferno tower
Cara Mengalahkan Inferno Tower

Sebelum kita masuk ke inti materi, Supercell telah melakukan nerf atau lebih mudahnya menurunkan power dari beberapa objek pertahanan seperti Cannon, Tesla, Mortar, dan Bomb Tower. Oleh karena itu, kebanyakan yang masih dipakai adalah Inferno Tower, X-bow, dan Tombstone. Saya sendiri pemakai Tombstone sejak level 8 hehe.

Penghancur paling berbahaya dan sangat besar damage-nya masih dipegang Mini P.E.K.K.A, Lumberjack, Inferno Tower, Tombstone, dan Mega Minion. Loh, kok Tombstone bisa berbahaya? Yup, jika banyak “hantu kecil” yang keluar dari Tombstone dan menggerombol akan menghancurkan Giant dalam sekejap. Yang bisa mengatasi kumpulan hantu tersebut biasanya adalah Valkyrie.

Mega Minion juga juga terlalu OP dan akan dilakukan nerf. Mega Minion rapuh ketika berhadapan dnegan musketeer atau dengan sesama Mega Minion. Lumberjack juga sangat rapuh, hanya saja ia membawa Rage yang mampu memperkuat troops yang berdekatan dengannya ketika ia hancur. Mini P.E.K.K.A juga mudah dihancurkan oleh Tombstone. Sekarang kebanyakan hanya masih menggunakan pada Inferno Tower !

Alasan untuk masih bertahan dengan Inferno Tower adalah bukan karena OP, tetapi Inferno Tower juga adalah bangunan yang bisa diibaratkan lupa dilakukan nerf oleh Supercell. Saya juga sering mengalami deck dengan hitpoint tinggi yang langsung habis termakan kekejaman Inferno Tower.

Menyebalkan? Pasti dan berikut ini tips bagi kalian dalam menghadapi Inferno Tower terutama bagi pengguna Giant/Golem/Lava Hound.

  1. Zap + Tombstone. Gunakan Tombstone dalam deck kalian. Dengan demikian, Inferno Tower akan menyerang Skeleton alias “hantu kecil” yang keluar dari Tombstone. Ketika Inferno Tower menyerang Giant atau Golem, pasukan skeleton yang ada di belakang Giant akan menggerogoti Inferno Tower. Luncurkan Zap pada Inferno Tower pada saat itu terjadi.
  2. Lightning : ada beberapa pemain yang biasanya memasang Inferno Tower lalu diikuti oleh Wizard atau Mega Minion. Nah, pada saat troops tersebut berada dalam posisi yang masih dalam jangkauan Lightning, keluarkan petir kalian. Petir tersebut juga akan memberikan damage pada Crown Tower.
  3. Witch + Giant : troops ini bukan kombinasi yang keren untuk Legendary Arena walaupun pada arena bawah kombinasi ini cukup bagus. Pemain di Legendary Arena kebanyakan menggunakan Lightning sehingga witch kalian akan langsung mati.
  4. Minion atau Minion Horde : turunkan di tengah. Ketika kalian menggunakan Giant, musuh akan otomatis mengeluarkan deck pertahanannya seperti Inferno Tower. Biasanya pemain akan meletakkan Inferno Tower di tengah. Setelah Giant mulai menyernag Inferno Tower, turunkan Minion/Minion Horde kalian di tengah untuk menyerang Inferno Tower tersebut.
  5. Graveyard : troops baru ini memiliki damage yang sangat besar jika kalian tidak bisa mengatasinya. Graveyard adalah troops legend sehingga tidak banyak yang memilikinya. Jika kalian memiliki troops ini, kombinasikan dengan Giant atau Golem untuk menghadapi Inferno Tower. Saat Giant atau Golem kalian mulai menyerang Inferno Tower, keluar Graveyard dan berikan Zap. Hal tersebut akan melibas Inferno dalam waktu yang singkat.

Nah, untuk sementara itu dia trik untuk mengalahkan Inferno Tower yang kejamnya luar biasa. Kalian boleh mencobanya saat bermain dan tuliskan hasilnya dalam kolom komentar di bawah ini ya agar bisa dibaca oleh yang lain 😀

Muhammad Faizin
Follow Faizin:

Writer and Developer

Dulu suka menulis kode dan sejenisnya sampe malem, sekarang juga masih. Kesukaan pada menulis cerita sedikit demi sedikit terpupuk, apalagi sebagai mantan anak sekolahan dengan cita-cita kuliah di luar negeri.