» » Benarkah Jetpack Memperlambat Server?

Benarkah Jetpack Memperlambat Server?

posted in: Ceritaku | 0

Bagi kalian yang menggunakan wordpress non hosted untuk blogging, pasti akan berurusan dengan hosting dan server yang tidak terlepas dari istilah CPU Usage, Physical Memory Usage, dan sejenisnya. Tentunya dalam menggunakan wordpress ada plugin-plugin yang terinstal dan salah satunya adalah Jetpack. Banyak yang bilang bahwa Jetpack memperlambat server dan kinerjanya. Benarkah? Penjelasan tersebut akan saya ulas berdasarkan pengalaman saya yang sempat mengalami problem dengan Jetpack.

jetpack memperlambat server

Jetpack Memperlambat Server

Jika kalian pernah mengalami hal ini di mana pada cpanel server kalian menunjukkan tanda merah terutama pada bagian CPU Usage dan Physical Memory Usage, biasanya web kalian akan menunjukkan 500 Internal Server Error.

cpu and physical memory usageJika tandanya hijau artinya server kalian aman. Kita akan membahas tanda merah saja karena merah bisanya menunjukkan ekpresi marah alias server kalian meradang sehingga web tidak bisa dibuka hehe. Yang perlu kalian lakukan saat terjadi demikian ketika memakai wordpress non hosted adalah sebagai berikut.

  1. Solusi tercepat (hapus Jetpack)
    Solusi ini dianggap pilihan tercepat di mana kalian hanya tinggal menghapus Jetpack dari daftar plugin di wordpress kalian. Kalian cukup masuk ke menu Plugin > Installed Plugin > Deactivate Jetpack
    non aktifkan jetpackSetelah Jetpack dinonaktifkan, kalian bisa memilih untuk menghapus plugin tersebut dengan klik Delete. Jika kalian tidak segera menangani tanda merah dalam server kalian, bisa jadi akan terkena suspend untuk sementara karena web kalian dianggap selalu terkena masalah memori fisik yang berlebihan. Hubungi provider hosting jika kalian mengalaminya.
  2. Solusi alternatif (masih dengan Jetpack)
    Jika kalian masih ingin memakai Jetpack, aktifkan saja fitur seperlunya dan non aktifkan plugin lain yang membuat crash atau tumbukan dengan Jetpack. Jika tumbukan biasanya juga bisa menyebabkan server langsung meradang dan ambruk.
    jetpack dan w3 total cache
    Untuk mengetahui plugin yang crash, cara terbaik adalah kalian memantau cpanel secara terus menerus ketika pemasangan plugin dilakukan. Tentunya dengan Jetpack yang aktif. Nah, sekarang kalian perhatikan gambar di atas. Seblah kiri adalah gambar Jetpack dan sebelah kanan adalah W3 Total Cache. Loh, apa hubungannya?
    Pemakaian dua plugin tersebut secara bersamaanlah yang membuat server kalian serasa berat. Saya sarankan agar kalian membuang W3 Total Cache atau sejenisnya (bisa jadi WP Super Cache – saya belum pakai itu) jika kalian bisa ingin memakai Jetpack. Bandingkan hasilnya jika kalian sudah membuang W3 Total Cache.

Gimana? Ada perbedaan? Kalian akan menemukan plugin alternatif pengganti W3 Total Cache semisal WP- Optimize untuk database cache dan Autoptimize untuk CS dan JSS cache yang sekiranya tidak crash atau tumbuk dengan Jetpack.

Saya pun akhirnya memilih untuk membuang Jetpack dan mencari alternatif plugin lain yang tersebar di internet. Selain uptime tambah cepat, tanpa Jetpack server terasa ringan dan bersemangat hehe.. Jika kalian ada solusi lain, jangan lupa ikut berkomentar di bawah agar bisa dibaca oleh teman kita yang lain 😀

 

Muhammad Faizin
Follow Faizin:

Writer and Developer

Dulu suka menulis kode dan sejenisnya sampe malem, sekarang juga masih. Kesukaan pada menulis cerita sedikit demi sedikit terpupuk, apalagi sebagai mantan anak sekolahan dengan cita-cita kuliah di luar negeri.