Akun Twitter Dihapus Jika 6 Bulan Tidak Login

posted in: News | 0

Kapan terakhir kalian login Twitter? Nah, hati-hati loh akun Twitter dihapus jika 6 bulan kalian tidak login.

Twitter bakal “membersihkan” jejaringnya dari akun yang tidak terpakai. Mulai tanggal 11 Desember mendatang, platform microblogging itu akan menghapus akun yang tidak melakukan login selama 6 bulan terakhir.

Menurut pihak Twitter, kebijakan ini diambil agar sebagai komitmen Twitter untuk melayani percakapan publik. Dengan kebijakan ini, Twitter juga berharap informasi yang beredar di dalam platform besutannya akan lebih akurat dan kredibel.

Pihak Twitter pun saat ini telah mulai mengirimkan e-mail pemberitahuan kepada para pengguna terkait kebijakan tersebut. Penghapusan akun non-aktif ini bersifat permanen sehingga tidak akan bisa dikembalikan.

“Kami proaktif menjangkau ke banyak akun yang belum melakukan login ke Twitter selama lebih dari enam bulan untuk memberi tahu mereka bahwa akun mereka akan dihapus secara permanen, karena tidak aktif dalam waktu yang lama,” ungkap juru bicara Twitter.

Juru bicara Twitter mengatakan proses penghapusan seluruh akun yang tidak aktif ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama, setidaknya selama beberapa bulan.

Penghapusan tersebut juga akan berlaku pada akun yang pemiliknya sudah meninggal dunia. Itu pun jika akun tersebut memang sudah tidak aktif selama 6 bulan terakhir.

“Kami belum memiliki cara untuk mengenang akun Twitter yang pemiliknya telah meninggal dunia. Tetapi tim kami saat ini sedang memikirkan cara untuk melakukannya,” lanjut sang juru bicara Twitter.

Dengan adanya kebijakan penghapusan ini, bukan berarti Twitter akan menghilangkan akun-akun bot dari peredaran. Sebab, Twitter hanya akan menghapus akun yang terdeteksi tidak aktif selama enam bulan.

Twitter pun mengingatkan pengguna yang memiliki lebih dari satu akun agar tetap menjaga akun tersebut tetap aktif supaya tidak dihapus.

Penundaan Penghapusan

Penundaan ini didasarkan pada respons yang diterima Twitter dari penggunanya sendiri. Mereka khawatir akun yang akan dihapus nantinya termasuk akun milik pengguna yang sudah meninggal dunia.

Sebab, apabila terhapus, tidak akan ada postingan dari pemilik tersebut yang akan bisa dikenang oleh pengguna lainnya.

“Kami mendengar Anda akan dampaknya pada akun orang yang telah meninggal dunia. Kami melewatkan bagian itu,” jelas perwakilan Twitter.

Lebih lanjut, Twitter mengatakan tidak akan meneruskan rencana penghapusan akun yang “tertidur” ini sebelum memiliki fitur untuk mengenang akun yang ditinggal pemiliknya yang telah tiada.

Saat ini, Twitter masih belum menemukan cara bagaimana menjadikan sebuah akun yang pemiliknya telah wafat, menjadi akun kenangan.

Fitur semacam ini sejatinya sudah ada di Facebook, di mana sebuah akun bisa mewariskan akunnya kepada pengguna lain apabila dirinya meninggal dunia.

Nantinya, si pewaris akan menjadikan akun peninggalan tersebut menjadi akun kenangan, di mana teman dan keluarga bisa membagikan postingan berupa kenangan apa saja bersama almarhum.

Sebelumnya, rencana penghapusan akun Twitter yang tidak aktif ini akan diberlakukan mulai 11 Desember mendatang. Twitter pun telah mengirimkan e-mail pemberitahuan kepada pengguna terkait soal kebijakan itu.

Sumber: tekno.kompas.com

Muhammad Faizin
Follow Faizin:

Writer and Developer

Dulu suka menulis kode dan sejenisnya sampe malem, sekarang juga masih. Kesukaan pada menulis cerita sedikit demi sedikit terpupuk, apalagi sebagai mantan anak sekolahan dengan cita-cita kuliah di luar negeri.